KISAH SUKSES HENRY FORD

Henry Ford adalah pencipta mobil pertama di Amerika, dan merupakan pelopor perakitan mobil massal di dunia. ide pemikirannya banyak memberi kontribusi dala industri otomotif.

Henry Ford dibesarkan dari keluarga petani dan hanya lulusan SD. Ketika usiannya 12 tahun ia melihat kereta api yang berjalan tanpa kuda, lalu ia berpikir untuk menciptakan kendaraan pribadi yang berjalan tanpa kuda (mobil). Untuk menggapai mimpinya ia bekerja di bengkel dan ia selalu melakukan berbagai pecobaan di bengkel.
Di usia 29 tahun, ia berhasil menciptakan mobil yang berjalan dengan tenaga uap bumi, padahal saat itu para ahli mesin mengatakan tidak mungkin, tetapi Ford, lulusan SD, membuktikan bahwa itu bisa saja.

Ia kemudian membangun bengkel dan perusahaanya sendiri, dan pada tahun 1960, Ford Motor Company yang didirikannya menjadi perusahaan terbesar ke-2 di dunia dan setiap harinya memproduksi 4000 unit dengan jumlah karyawan 500 ribu orang dengan total gaji US$3,5 milyar (Rp 31 Triliun).

Dari cerita ini kita bisa melihat bahwa Ford sadar bahwa pengetahuan bukanlah dimana kita belajar tapi seberapa kesungguhan kita ingin mencapainya.

sumber

 

Tinggalkan sebuah Komentar

Pidana Sandiwara

Menyaksikan Mata Najwa edisi hari ini:

Judulnya Pidana Sandiwara

Menghadirkan dua kasus yang tak pernah terungkap tersangka sebenarnya

Kasus kematian Ditje dan Sum Kuning

Detailnya bisa anda search sendiri di internet

Selain dua kasus di atas, ada banyak kasus lain yang menjadi PR tak tuntas dari para mafia

Mafia Peradilan, Mafia Kepolisian

Kasus Marsinah, Kasus Munir, dan terakhir ini, Kasus Gayus Tambunan

Pertanyaannya, masihkah ada kejujuran dan keadilan di negeri kita?

Kalau tidak, percayalah bahwa meski bukan di dunia, Kita semua pasti akan dimintai pertanggungjawaban atas seluruh amal kita selama di dunia. Tinggal menunggu giliran saja, satu per satu dari mereka yang berbohong akan masuk neraka.

Hotel Twin Plaza, Jakarta 27012011

Tinggalkan sebuah Komentar

Pidana Sandiwara

Menyaksikan Mata Najwa edisi hari ini:

Judulnya Pidana Sandiwara

Menghadirkan dua kasus yang tak pernah terungkap tersangka sebenarnya

Kasus kematian Ditje dan Sum Kuning

Detailnya bisa anda search sendiri di internet

Selain dua kasus di atas, ada banyak kasus lain yang menjadi PR tak tuntas dari para mafia

Mafia Peradilan, Mafia Kepolisian

Kasus Marsinah, Kasus Munir, dan terakhir ini, Kasus Gayus Tambunan

Pertanyaannya, masihkah ada kejujuran dan keadilan di negeri kita?

Kalau tidak, percayalah bahwa meski bukan di dunia, Kita semua pasti akan dimintai pertanggungjawaban atas seluruh amal kita selama di dunia. Tinggal menunggu giliran saja, satu per satu dari mereka yang berbohong akan masuk neraka.

Hotel Twin Plaza, Jakarta 27012011

Tinggalkan sebuah Komentar

RESUME CATATANKU PERILAKU ORGANISASI YANG JARANG MASUK


 

Perilaku organisasi membahas tentang perilaku individu dan dinamika kelompok dalam sebuah organisasi

Empat aturan kinerja dalam suatu bisnis

  1. Produktivitas yang efisien dan efektif

Minimalisasi biaya àtepat guna/sasaran

Sekarang prinsip ekonomi sudah bergeser dari yang semula mengeluarkan faktor dalam jumlah sekecil-kecilnya untuk mendapatkan barang/jasa sebanyak-banyaknya menjadi mengeluarkan faktor dalam jumlah tertentu untuk mendapatkan barang/jasa dalam jumlah tertentu.

  1. Rasio jam kerja

Satu hari kerja delapan jam, jika lembur tentu hasilnya tidak semaksimal jam kerja biasa

  1. Kepuasan kerja

Sangat dipengaruhi oleh lingkungan kerja àfisik dan non fisik

  1. Tingkat perputaran tenaga kerja

Antara jumlah pekerjaan dan jumlah pekerja harus seimbang

KOMITMEN ORGANISASI

Komitmen organisasi adalah ….

  1. Keinginan kuat untuk menjadi anggota organisasi
  2. Keinginan untuk berusaha keras untuk mencapai tujuan organisasi
  3. Keyakinan untuk mau menerima nilai-nilai dan tujuan organisasi

Tiga aspek ideal organisasi yang maju: Konseptor — Technical — Technology

Tiga dimensi komitmen organisasi:

  1. Komitmen efektif, keterikatan emosional dan keterlibatan dalam organisasi
  2. Komitmen berkelanjutan, berdasarkan kerugian yang ditimbulkan, misalnya kehilangan senioritas
  3. Komitmen normatif, perasaan wajib kenapa ada organisasi tersebut.

Pedoman khusus untuk mengimplementasikan sistem manajemen yang memungkinkan membantu memecahkan masalah dan meningkatkan komitmen organisasi

  1. Komitmen pada nilai2 manusia: mem buat aturan tertulis, bekerja secara baik dan benar, mempertahankan komunikasi
  2. Memperjelas dan mengkomunikasikan misi: memperjelas misi dan ideologi, kharisma, perekrutan berdasarkan nilai
  3. Menjamin keadilan organisasi: prosedur penyampaian keluhan, menyediakan komunikasi dua arah
  4. Menciptakan rasa komunitas
  5. Mendukung perkembangan karyawan: melakukan aktualitas, memberi penugasan yang menantang, memberdayakan, dan promosi

 

Bagan Jabatan dan Tanggung Jawab dalam Manajemen

  1. Jabatan

 

 

  1. Tanggung Jawab

 

 

Keterangan:

Dalam suatu organisasi, semakin tinggi jabatan seseorang yang dikerjakan memang skala kecil, namun tanggung jawab yang dipikul adalah besar, begitu pula sebaliknya.

 

Perilaku Organisasi dan Ilmu-ilmu perilaku

Belajar tentang keunikan dan kompleksitas karyawan

  1. Psikologi, ilmu kejiwaan yang berhubungan dengan perilaku manusia , a. Proses belajar dan berfikir, b. Persepsi, c. Pemecahan masalah dan persoalan

Hal2 yang berkaitan dengan psikologi: Teori pembentukan kepribadian, tindakan, dan motivasi.

  1. Sosiologi, yaitu studi keilmuan dan interaksi manusia
  2. Psikologi sosial, yaitu perilaku manusia dalam sebuah kelompok

 

Pengaruh lingkungan terhadap individu

Lingkungan memberikan pengaruh yang sangat dalam pada diri kita. Jika kita bergaul dengan penjual minyak wangi, maka kita akan juga dikenal sebagai orang yang wangi. Tapi jika kita bergaul dengan penjual arang, maka kita akan terkena juga arangnya.

Begitulah teman, sehingga sahabat Ali berkata, engkau berada pada agama temanmu. Kita bisa melihat kesukaan seseorang akan sama dengan kesukaan teman-teman di sekelilingnya.

Konon ada kisah ada seorang peternak ayam yang menemukan telur. Ia tetaskan telur tersebut bersama dengan anak ayam yang lain. Suatu ketika, anak ‘ayam’ tersebut melihat ada burung rajawali terbang dengan gagah di angkasa. Dalam hati kecilnya ia berkata, “oh, alangkah hebatnnya jika aku bisa seperti dia”. Padahal Saudara-saudara, sebenarnya ia adalah seorang rajawali yang tumbuh di lingkungan ayam.

Begitulah lingkungan menciptakan persepsi pada diri kita. Sebenarnya kita mampu, kita punya potensi untuk maju, tapi persepsi kita yang salah. So, mari kita maksimalkan potensi diri kita. Sehitam apapun diri kita, pasti ada putihnya. Dan seputih apapun diri kita, pasti ada hitamnya. Itulah kita.

Dalam buku Kado Terindah, pernah diceritakan ada seorang yang melamar kerja. Ia gagap. Tapi ia berhasil memanfaatkan kelemahannya gagap tersebut, untuk menjual buku yang sangat tidak laku di pasaran. Ia akan mengatakan, ‘babacalah bubuku iiini pak’. Ketika orang tersebut tidak tertarik, maka ia mengatakan, ‘bbbaiklah bbarangkkali biisa ssasaya yang babacakan unntuk Anda’. Dan mungkin karena sedikit terpaksa, orang itupun membeli buku tersebut karena kalau dibacakan sama orang gagap, tidak selesai-selesai. Kelemahan ubah jadi potensi, yang sudah punya potensi, maksimalkan diri. Are u ready?

 

Perkembangan suatu kesisteman

Input dari lingkungan à transformasi à output

Unsur2 yang berpengaruh

  1. Unsur biologis

Ada yang berpendapat sifat ini menurun dan membentuk beberapa sifat fisik, ada yang tidak sependapat dengan pendapat ini.

  1. Unsur pengalaman
  2. Sintesa, biologis dan pengalaman
  3. Faktor liingkungan

 

30102010

Perilaku dan Prestasi Kelompok

Faktor2 yang mempengaruhi prestasi kelompok

  1. Strategi organisasi
  2. Struktur wewenang
  3. Peraturan
  4. Sumber2 organisasi
  5. Proses seleksi
  6. Penilaian prestasi dan sistem imbalan

 

08012011

Teori-teori perilaku organisasi

  1. Teori sifat
  2. Teori perilaku

Menekankan pada gaya2 kepemimpinan

  1. Orientasi tugas à melaksanakan tugas dengan baik dengan cara mengarahkan dan mengendalikan
  2. Orientasi kerjasama à pemberian motivasi dan melibatkan kerjasama dalam praktek pengambilan keputusan sesuai uraian tugas masing-masing
  3. Teori situasional

Cara yang paling tepat dalam memimpin adalah sesuai dengan situasi dimana dan kapan kita berada.

Faktor2 untuk mendiagnosa efektifitas manajemen

  1. Karasteristik manajerial
    1. Karasteristik kepribadian
    2. Karasteristik kebutuhan dan motivasi
    3. Karasteristik pengalaman masa lampau
    4. Karasteristik bawaan’
    5. Faktor kelompok
      1. Tingkat perkembangan kelompok
      2. Struktur kelompok
      3. Tugas kelompok
      4. Faktor organisasi
        1. Basis kekuasaan: kekuasaan karena dipilih, kekuasaan imbalan
        2. Aturan dan prosedur organisasi
        3. Profesionalisme
        4. Desakan waktu: kebijakan diambil ketika waktu mepet
Pak Asri Nur Muin, 09.401.031, YPUP
faisalIIno33, 19012011

Tinggalkan sebuah Komentar

BAB II LANDASAN TEORI

Perhitungan Biaya Berdasarkan Aktivitas

Perhitungan biaya berdasarkan aktivitas (activity based costing-ABC) menurut Carter – Usry (2004 : 537) adalah suatu sistem dimana tempat penampungan biaya overhead yang jumlahnya lebih dari satu dialokasikan menggunakan dasar yang memasukkan satu atau lebih faktor yang tidak berkaitan dengan volume. Sedangkan menurut Blocher (2007: 22), activity based costing adalah pendekatan perhitungan biaya yang membebankan sumber daya ke obyek biaya seperti produk, jasa atau pelanggan berdasarkan aktivitas yang dilakukan untuk obyek biaya tersebut.

2.2.   Perbandingan Sistem Tradisional dengan Sistem ABC

Sistem ABC ini muncul setelah adanya keterbatasan-keterbatasan dalam penggunaan metode perhitungan biaya berdasarkan volume (volume-based costing system) dalam memberikan informasi yang akurat dan relevan untuk pengendalian operasional. Tarif overhead dalam sistem perhitungan biaya berdasarkan volume output merupakan tarif biaya tunggal untuk seluruh departemen atau sekelompok tarif biaya overhead berbeda untuk departemen yang berbeda. Sedangkan dalam sistem ABC, biaya sumber daya dibebankan kepada pusat aktivitas sebagai tempat penampungan biaya dan kemudian ke objek biaya unntuk menentukan jumlah biaya sumber daya  bagi setiap objek biaya.

Perbedaan sistem perhitungan biaya berdasarkan volume dan perhitungan biaya berdasarkan aktivitas dapat digambarkan sebagai berikut (Blocher, 2007 : 224-225) :diliat bukunya aja ya..

Tinggalkan sebuah Komentar

“atur damai saja lah..”

Dana 6,7T. Dasar hukum lgkp. Adakh temuan itu diungkap?

Ada spd mtr dicuri. Pemilik lapor polisi. Mrk tahu pelaku, bos n pnadahna. Tp yg ditgkp hny ank buahna.

Proses pembuktian ssorg b’slh p’lu p’sidangan. Tapi pagi itu tidak. Tak ad sidik, penyidik n pnuntutn. Yg ada tembakan, n korban. “prang, gubrak”, kaca pecah n pintu didobrak.

Seorg ustadz tua lagi sakit dijemput paksa olh pengayom masyarakat. BAP bs dibuat. SPJ n kwitansi bs jadi lgkp. Oknum pejabat bs disuap. Hny p’lu tambhn kata2 manis pr penjahat..

“atur damai saja lah..”

Tinggalkan sebuah Komentar

Wahai Putriku (copas)

Putriku tercinta! Aku seorang yang telah berusia hampir lima puluh tahun. Hilang sudah masa remaja, impian dan khayalan. Aku telah mengunjungi banyak negeri, dan berjumpa dengan banyak orang.
Aku juga telah merasakan pahit getirnya dunia. Oleh karena itu dengarlah nasehat-nasehatku yang benar lagi jelas, berdasarkan pengalaman-pengalamanku, dimana engkau belum pernah mendengarnya dari orang lain.

Kami telah menulis dan mengajak kepada perbaikan moral, menghapus kejahatan dan mengekang hawa nafsu, sampai pena tumpul, dan mulut letih, dan kami tidak mengahasilkan apa-apa. Kemungkaran tidak dapat kami berantas, bahkan semakin bertambah, kerusakan telah mewabah, para wanita keluar dengan pakaian merangsang, terbuka bagian lengan, betis dan lehernya.
Kami belum menemukan cara untuk memperbaiki, kami belum tahu jalannya. Sesungguhnya jalan kebaikan itu ada di depanmu, putriku! Kuncinya berada di tanganmu.
Benar bahwa lelakilah yang memulai langkah pertama dalam lorong dosa, tetapi bila engkau tidak setuju, laki-laki itu tidak akan berani, dan andaikata bukan lantaran lemah gemulaimu, laki-laki tidak akan bertambah parah. Engkaulah yang membuka pintu, kau katakan kepada si pencuri itu : silakan masuk … ketika ia telah mencuri, engkau berteriak : maling …! Tolong … tolong… saya kemalingan.
Demi Allah … dalam khayalan seorang pemuda tak melihat gadis kecuali gadis itu telah ia telanjangi pakaiannya.
Demi Allah … begitulah, jangan engkau percaya apa yang dikatakan laki-laki, bahwa ia tidak akan melihat gadis kecuali akhlak dan budi bahasanya. Ia akan berbicara kepadamu sebagai seorang sahabat.
Demi Allah … ia telah bohong! Senyuman yang diberikan pemuda kepadamu, kehalusan budi bahasa dan perhatian, semua itu tidak lain hanyalah merupakan perangkap rayuan ! setelah itu apa yang terjadi? Apa, wahai puteriku? Coba kau pikirkan!
Kalian berdua sesaat berada dalam kenikmatan, kemudian engkau ditinggalkan, dan engkau selamanya tetap akan merasakan penderitaan akibat kenikmatan itu. Pemuda tersebut akan mencari mangsa lain untuk diterkam kehormatannya, dan engkaulah yang menanggung beban kehamilan dalam perutmu. Jiwamu menangis, keningmu tercoreng, selama hidupmu engkau akan tetap berkubang dalam kehinaan dan keaiban, masyarakat tidak akan mengampunimu selamanya.
Bila engkau bertemu dengan pemuda, kau palingkan muka, dan menghindarinya. Apabila pengganggumu berbuat lancang lewat perkataan atau tangan yang  usil, kau lepaskan sepatu dari kakimu lalu kau lemparkan ke kepalanya, bila semua ini engkau lakukan, maka semua orang di jalan akan membelamu. Setelah itu anak-anak nakal itu takkan mengganggu gadis-gadis lagi. Apabila anak laki-laki itu menginginkan kebaikan maka ia akan mendatangi orang tuamu untuk melamar.
Cita-cita wanita tertinggi adalah perkawinan. Wanita, bagaimanapun juga status sosial, kekayaan, popularitas, dan prestasinya, sesuatu yang sangat didamba-dambakannya adalah menjadi isteri yang baik serta ibu rumah tangga yang terhormat.

Tak ada seorangpun yang mau menikahi pelacur, sekalipun ia lelaki hidung belang, apabila akan menikah tidak akan memilih wanita jalang (nakal), akan tetapi ia akan memilih wanita yang baik karena ia tidak rela bila ibu rumah tangga dan ibu putera-puterinya adalah seorang wanita amoral.
Sesungguhnya krisis perkawinan terjadi disebabkan kalian kaum wanita! Krisis perkawinan terjadi disebabkan perbuatan wanita-wanita asusila, sehingga para pemuda tidak membutuhkan isteri, akibatnya banyak para gadis berusia cukup untuk nikah tidak mendapatkan suami. Mengapa wanita-wanita yang baik belum juga sadar? Mengapa kalian tidak berusaha memberantas malapetaka ini? Kalianlah yang lebih patut dan lebih mampu daripada kaum laki-laki  untuk melakukan usaha itu karena kalian telah mengerti bahasa wanita dan cara menyadarkan mereka, dan oleh karena yang menjadi korban kerusakan ini adalah kalian, para wanita mulia dan beragama.
Maka hendaklah kalian mengajak mereka agar bertakwa kepada Allah, bila mereka tidak mau bertaqwa, peringatkanlah mereka akan akibat yang buruk dari perzinaan seperti terjangkitnya suatu penyakit. Bila mereka masih membangkang maka beritahukan akan kenyataan yang ada, katakan kepada mereka : kalian adalah gadis-gadis remaja putri yang cantik, oleh karena itu banyak pemuda mendatangi kalian dan berebut di sekitar kalian, akan tetapi apakah keremajaan dan kecantikan itu akan kekal? Semua makhluk di dunia ini tidak ada yang kekal. Bagaimana kelanjutannya, bila kalian sudah menjadi nenek dengan punggung bungkuk dan wajah keriput? Saat itu, siapakah yang akan memperhatikan? Siapa yang akan simpati?
Tahukah kalian, siapakah yang memperhatikan, menghormati dan mencintai seorang nenek? Mereka adalah anak dan para cucunya, saat itulah nenek tersebut menjadi seorang ratu ditengah rakyatnya. Duduk di atas singgasana dengan memakai mahkota, tetapi bagaimana dengan nenek yang lain, yang masih belum bersuami itu?    Apakah kelezatan itu sebanding dengan penderitaan di atas? Apakah akibat itu akan kita tukar dengan kelezatan sementara?
Dan berilah nasehat-nasehat yang serupa, saya yakin kalian tidak perlu petunjuk orang lain serta tidak kehabisan cara untuk menasehati saudari-saudari yang sesat dan patut dikasihani. Bila kalian tidak dapat mengatasi mereka, berusahalah untuk menjaga wanita-wanita baik, gadis-gadis yang sedang tumbuh, agar mereka tidak menempuh jalan yang salah.
Saya tidak minta kalian untuk mengubah secara drastis mengembalikan wanita kini menjadi kepribadian muslimah yang benar, akan tetapi kembalilah ke jalan yang benar setapak demi setapak sebagaimana kalian menerima kerusakan sedikit demi sedikit.
Perbaikan tersebut tidak dapat diatasi hanya dalam waktu sehari atau dalam waktu singkat, malainkan dengan kembali ke jalan yang benar dari jalan yang semula kita lewati menuju kejelekan walaupun jalan itu sekarang telah jauh, tidak menjadi soal, orang yang tidak mau menempuh jalan panjang yang hanya satu-satunya ini, tidak akan pernah sampai. Kita mulai dengan memberantas pergaulan bebas, (kalaupun) seorang wanita membuka wajahnya tidak berarti ia boleh bergaul dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Istri tanpa tutup  wajah bukan berarti ia boleh menyambut kawan suami dirumahnya, atau menyalaminya bila bertemu di kereta, bertemu di jalan, atau seorang gadis menjabat tangan kawan pria di sekolah, berbincang-bincang, berjalan seiring, belajar bersama untuk ujian, dia lupa bahwa Allah menjadikannya sebagai wanita dan kawannya sebagai pria, satu dengan lain dapat saling terangsang. Baik wanita, pria, atau seluruh penduduk dunia tidak akan mampu mengubah ciptaan Allah, menyamakan dua jenis atau menghapus rangsangan seks dari dalam jiwa mereka.
Mereka yang menggembar-gemborkan emansipasi dan pergaulan bebas atas kemajuan adalah pembohong dilihat dari dua sebab :
Pertama : karena itu semua mereka lakukan untuk kepuasan pada diri mereka, memberikan kenikmatan-kenikmatan melihat angota badan yang terbuka dan kenikmatan-kenikmatan lain yang mereka bayangkan. Akan tetapi mereka tidak berani berterus terang, oleh karena itu mereka bertopeng dengan kalimat yang mengagumkan yang sama sekali tidak ada artinya, kemajuan, modernisasi, kehidupan kampus, dan ungkapan-ungkapan yang lain yang kosong tanpa makna bagaikan gendang.

Kedua : mereka bohong oleh karena mereka bermakmum pada Eropa, menjadikan eropa bagaikan kiblat, dan mereka tidak dapat memahami kebenaran kecuali apa-apa yang datang dari sana, dari Paris, London, Berlin dan New york. Sekalipun berupa dansa, porno, pergaulan bebas di sekolah, buka aurat di lapangan dan telanjang di pantai (atau di kolam renang). Kebatilan menurut mereka adalah segala sesuatu yang datangnya dari timur, sekolah-sekolah Islam dan masjid-masjid, walapun berupa kehormatan, kemuliaan,, kesucian dan petunjuk. Kata mereka, pergaulan bebas itu dapat mengurangi nafsu birahi, mendidik watak dan dapat menekan libido seksual, untuk menjawab ini saya limpahkan pada mereka yang telah mencoba pergaulan bebas di sekolah-sekolah, seperti Rusia yang tidak beragama, tidak pernah mendengar para ulama dan pendeta. Bukankah mereka telah meninggalkan percobaan ini setelah melihat bahwa hal ini amat merusak?
Saya tidak berbicara dengan para pemuda, saya tidak ingin mereka mendengar, saya tahu, mungkin mereka menyanggah dan mencemoohkan saya karena saya telah menghalangi mereka untuk memperoleh kenikmatan dan kelezatan, akan tetapi saya berbicara kepada kalian, putri-putriku, wahai putriku yang beriman dan beragama! Putriku yang terhormat dan terpelihara ketahuilah bahwa yang menjadi korban semua ini bukan orang lain kecuali engkau.
Oleh karena itu jangan berikan diri kalian sebagai korban iblis, jangan dengarkan ucapan mereka yang merayumu dengan pergaulan yang alasannya, hak asasi, modernisme, emansipasi dan kehidupan kampus. Sungguh kebanyakan orang yang terkutuk ini tidak beristri dan tidak memiliki anak, mereka sama sekali tidak peduli dengan kalian selain  untuk pemuas kelezatan sementara. Sedangkan saya adalah seorang ayah dari empat gadis. Bila saya membela kalian, berarti saya membela putri-putriku sendiri. Saya ingin kalian bahagia seperti yang saya inginkan untuk putri-putriku.
Sesungguhnya tidak ada yang mereka inginkan salain memperkosa kehormatan wanita, kemuliaan yang tercela tidak akan bisa kembali, begitu juga martabat yang hilang tidak akan dapat diketemukan kembali.
Bila anak putri jatuh, tak seorangpun di antara mereka mau menyingsingkan lengan untuk membangunkannya dari lembah kehinaan, yang engkau dapati mereka hanya memperebutkan kecantikan si gadis, apabila telah berubah dan hilang, mereka pun lalu pergi menelantarkan, persisnya seperti anjing meninggalkan bangkai yang tidak tersisa daging sedikitpun.
Inilah nasehatku padamu, putriku. Inilah kebenaran. Selain ini jangan percaya. Sadarlah bahwa di tanganmulah, bukan di tangan kami kaum laki-laki, kunci pintu perbaikan. Bila mau perbaikilah diri kalian, dengan demikian umat pun kan menjadi baik.
(wallahul musta’an).

Disarikan dari   buku :  “Wahai Putriku” Ali Thanthawi

Tinggalkan sebuah Komentar

Its’s me, maybe

Aku mengelus dada. Dia berkata, “Kata dia, kamu bukanlah teman dia. Bahkan katanya, ‘aku tidak mengenalnya’.Makanya dia mau beli itu lewat aku saja”.

Begitu, katanya. Mungkin dia terlalu berlebihan, atau bisa saja dia benar. Tapi,, dia dekat denganku. Dari sorot matanya, dia tidak berbohong.

Sinis, sadistis, tapi berpura-pura manis. Yes, it’s me, maybe.

Tinggalkan sebuah Komentar

Apa salah cinta?

Tak ada yang salah,, cinta fitrah manusia. Mencintainya dengan tulus,, bersabar untuk mendapat apa yang lebih baik,, sambil terus belajar dan belajar,,

Tak ada yang salah,, hanya waktu dan tempat terpisah begitu jauh,, membuatku berpikir beribu kali apakah rela dirinya,, ketika hak dan kewajiban tak dapat tertunaikan,,

Tak ada yang salah,, mencintai bukanlah proses pendekatan yang terlampau lama,, bukan pula dalil untuk berpisah dan meninggalkan janji yang tak pasti,,

Tak ada yang salah,, hanya hati yang masih berkarat ini,, yang memendam perasaan ini begitu lama,, masih menyimpan seribu asa untuk dapat bersama,, masih harus dan harus belajar memahami,, bahwa mencintai itu,,  tak berarti harus memiliki,, bahwa melihat kebahagiaan di mata kekasih yang dicintai,, seharusnya juga membuatku bahagia,,

Bahwa jodoh adalah salah satu rizqi yang telah ditetapkan oleh-Nya,, bahwa Alloh pasti punya rencana tersendiri yang lebih baik dari apa yang kita pikirkan,, itu saja. Ya Alloh,, kuatkan hati ini…

Tinggalkan sebuah Komentar

Sangat kucintai.

Tapi, mencintai tak harus memiliki. Melihat orang yang kucintai bahagia, bukankah itu kebahagian untukku juga? Melihatnya bersanding dengan orang yang tepat, yang kutahu beliau melebihiku dari segi apapun,, Ya Robbi, ikhlaskan semua ini terjadi. Berikanlah dan tetapkanlah keikhlasan itu selalu ada di dalam hatiku.

Tinggalkan sebuah Komentar

Tulisan yang Lebih Tua »
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.